Praja Pos

Mengawal Demokrasi & Otonomi Daerah

BANGUN TAMBAHAN GEDUNG, PEMDES WONOREJO SIAPKAN RUANG UNTUK SEMUA LEMBAGA DESA

2 min read

Blitar, Praja Pos,- lokasi Kantor  yang berada di tengah desa dengan lahan terbatas tidak menjadikan pesimis dalam inovasi pengembangannya. Di tahun 2025, pemerintahan desa Wonorejo merealisasikan pembangunan tambahan gedung bertingkat di atas bangunan kantor desa sebelumnya.

Anggaran yang digunakan bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) yang terkumpul selama 4 (empat) tahun.

Hal tersebut disampaikan ,  Wahib Makromin selaku Kepala Desa Wonorejo kepada tim Praja Pos.

“Kami bisa membangun tambahan gedung ini berasal dari ADD selama empat tahun, dan bisa terkumpul sebesar itu mengingat di tahun tersebut ada beberapa kekosongan perangkat”.

“Dan gedung ini nanti terdiri dari beberapa ruang terutama untuk ruangan lembaga yang ada di desa diantaranya BPD, PKK, Karangtaruna, BUMDES dan ada ruang pertemuan, dan semua kami rangkai dengan spek yang bagus sehingga kualitasnya nanti juga bagus dan manfaatnya bisa awet pula“, terangnya.

Selanjutnya, Wahib juga menerangkan ada beberapa titik pembangunan fisik lainnya

“Ada 4 titik pembangunan di tahun ini tapi sumbernya dari Dana Desa, dan untuk lebih jelasnya bisa konfirmasi ke TPK yang lebih paham”.

Zen Sodik, TPK desa selanjutnya menerangkan jenis kegiatan tersebut

” Burda jalan Mangga volumnya 242mx3m dengan anggaran Rp. 52.445.600, burda jalan mundu dengan volume 238mx2,25m dengan anggaran Rp. 40.655.000, paving di jalan pertanian sepanjang 115 m dengan anggaran Rp. 35.442.000″.

” Dan masih ada satu titik yang rencana direalisasikan setelah bulan Agustus yakni pembangunan drainase di area pertanian, ini semua dari Dana Desa sedangkan untuk gedung dari ADD selama 4 tahun yang jumlah anggarannya sekitar Rp. 400 juta”, terangnya.

Sementara itu, Mi’rojul Fatmawati yang merupakan pendamping desa Wonorejo menjelaskan pembangunan fisik bisa dilaksanakan jika program prioritas lainnya sudah tercover semua.

“Ada beberapa program prioritas dari anggaran DD, diantaranya Ketahanan Pangan yang dibtahun ini dikelola oleh BUMDES, operasional pemerintahan desa, bidang kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan untuk fisik atau infrastruktur struktur bisa dilaksanakan jika semua program tersebut sudah tercover dan Alhamdulillah di desa Wonorejo ini kebetulan wilayahnya tidak begitu luas sehingga semua bisa tercover dengan baik dan sesuai aturan”, jelasnya. (Ret)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Praja Pos