Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Blitar Tekankan Kerja Nyata dan Kolaborasi
2 min read
Blitar, Praja Pos – Bupati Blitar, Rijanto, menekankan pentingnya kerja nyata dan kolaborasi lintas sektor dalam refleksi satu tahun kepemimpinannya yang digelar di Pendopo Sasana Adi Praja, Jumat (20/2/2025).
Dalam sambutannya, Rijanto menyampaikan bahwa refleksi satu tahun bukan sekadar seremoni, melainkan wujud tanggung jawab moral dan politik kepada masyarakat Kabupaten Blitar.
Ia menegaskan, pembangunan tidak cukup hanya dengan niat baik, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, kerja cepat, dan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selama satu tahun terakhir, Pemkab Blitar memfokuskan pada penguatan fondasi pembangunan. Di sektor infrastruktur, pemerintah mendorong peningkatan kualitas jalan kabupaten, perbaikan jaringan irigasi, serta penataan fasilitas publik guna memperkuat konektivitas antarwilayah.
Pada bidang pelayanan publik, transformasi digital dilakukan secara bertahap untuk menyederhanakan sistem layanan yang sebelumnya manual. Langkah ini bertujuan mempercepat pelayanan, mengurangi birokrasi berbelit, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Sementara itu, di sektor ekonomi, dukungan terhadap UMKM dan pertanian terus diperkuat melalui akses permodalan, pembinaan, dan perluasan pasar.
Menurut Rijanto, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah, sedangkan pertanian adalah kekuatan utama Kabupaten Blitar yang harus dijaga dan dikembangkan.
Rijanto juga menegaskan bahwa capaian yang diraih selama satu tahun terakhir merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat. Ia menyebut sinergi dan kolaborasi sebagai kunci utama keberhasilan pembangunan.
Ke depan, Pemkab Blitar akan mendorong hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah produk lokal serta memperkuat ketahanan dan swasembada pangan. Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, pemerintah daerah juga memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok melalui koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan pelaksanaan pasar murah.
Selain itu, kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem terus ditingkatkan melalui koordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri, guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Menutup sambutannya, Rijanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga integritas, memperkuat solidaritas, serta menghilangkan ego sektoral demi mewujudkan Kabupaten Blitar yang berdaya dan berjaya.
“Kita tidak sekadar berjanji, kita bekerja. Tidak sekadar merencanakan, kita melaksanakan,” tutupnya. (Sutrisno/Adv/Kmf)

