Wujud Rasa Syukur Dan Pelestarian Budaya, Pemdes Ngeni Gelar Bersih Desa Dimeriahkan Dengan Wayang Kulit Dan Campursari
2 min readBlitar,Praja Pos- Pemerintah Desa (Pemdes)Ngeni Kecamatan Wonotirto, menyelenggarakan Pagelaran Wayang Kulit dan Campursari bertempat di Lapangan Pasar Ngeni pada dalam rangka Bersih Desa yang diselenggarakan pada hari Jumat (24/08/25) malam.
Acara turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Desa Ngeni Iwan Haris Efendi, Camat Wonotirto Mahendra Pudji R., S.Pd., MM, Kapolsek Wonotirto AKP Heri Purnomo Yuli Anto, S.H., M.H., serta Komandan Sub Ramil Pos Wonotirto Koramil 0808/09 Sutojayan Kodim 0808/Blitar, Peltu Supriyadi. Hadir pula para kepala desa Kecamatan Wonotirto, Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Ngeni, Ketua BPD beserta anggota, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan Karang Taruna setempat.

Iwan Haris Efendi,S.H. sebagai pemangku jabatan Kepala Desa menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi.
“Kegiatan tahunan ini selain sudah tradisi turun temurun, juga merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu diberikan keberkahan, keselamatan, terhindar dari segala wabah penyakit maupun bencana bagi seluruh warga Desa Ngeni khususnya serta ajang silaturahmi antar warga sekaligus sarana pelestarian budaya tradisional Jawa” terangnya.
Iwan menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap pelaku usaha kecil di desa agar lebih dikenal masyarakat luas.
” Pegelaran wayang kulit dan campursari ini juga dimeriahkan dengan adanya pameran produk UMKM yang menampilkan berbagai hasil karya warga tujuannya untuk mengenalkan lebih luas potensi desa atau produk lokal desa” imbuhnya.
Iwan pun menuturkan ucapan terima kasihnya atas segala bentuk dukungan berbagai pihak untuk kelancaran Bersih Desa Ngeni.
“Atas nama Pemerintahan Desa Ngeni mengucapkan Terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam acara bersih desa ini sehingga acara berjalan lancar. Dan semoga dengan bersih desa ini membawa keberkahan tersendiri bagi Desa Ngeni” tutupnya.(Sutrisno)

