Praja Pos

Mengawal Demokrasi & Otonomi Daerah

Pelatihan Rias Menjadi Pembuka Jalan Perempuan Desa Slemanan Yang Lebih Mandiri dan Berkualitas

2 min read

Blitar , Praja Pos,- Keterampilan tata rias bukan lagi sekedar kemampuan untuk menunjang penampilan sehari-hari, jika diasah dengan serius, keahlian tersebut bisa menjadi modal untuk membuka usaha dan menambah penghasilan keluarga.

Hal itu menjadi salah satu fokus Pemerintah Desa Slemanan melalui kegiatan Pelatihan Kejuruan Merias TRP Muslim Modifikasi 2 yang mulai diselenggarakan pada Rabu (14/10/2026) bersama UPT BLK Kediri . Kegiatan dilaksanakan selama 18 hari dan diikuti oleh 16 perempuan berpotensi yang ada di Desa Slemanan .

M. Fadil, Kepala Desa Slemanan menyampaikan tindak lanjut dari kegiatan tersebut

“Setelah kegiatan pelatihan ini tentunya kami dari pemerintah desa akan memberikan program lanjutan, mengingat pelatihan ini adalah awal untuk membuka peluang usaha maupun kerja bagi warga masyarakat kami, sebelumnya kami juga mengucapkan terima kasih kepada bapak Camat atas program yang diberikan kepada kami”.

” Walaupun di tengah efisiensi kami optimis bisa memberikan program keberlanjutan tersebut, dan kami berharap kedepan ada lebih banyak lagi program yang diberikan kepada kami sehingga kreatifitas maupun potensi dari warga kami bisa dikembangkan untuk menambah penghasilan sehingga kesejahteraanpun bisa meningkat”, harapnya.

Sementara itu, Endro Riyadi Camat Udanawu berharap agar desa-desa tidak hanya mengandalkan DD maupun ADD.

” Saya berharap agar masyarakat ataupun desa di Udanawu ini tidak hanya mengandalkan DD maupun ADD tapi juga mencari terobosan yang bisa menarik kegiatan dari luar, seperti hari ini kita mendapatkan kegiatan dari Provinsi melalui BLK Kediri, sehingga ini menjadi pintu pembuka karena program ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengurangi angka pengangguran, dan kami terus komunikasi tentang program-program apa saja yang bisa diberikan kepada masyarakat karena jenis pelatihannya ada bermacam-macam “.

“Di kegiatan ini selain pelatihan peserta juga mendapatkan sertifikat uji kompetensi dan semoga yang dilatih ini benar-benar orang yang membutuhkan dan berpotensi sehingga kedepan bisa dikembangkan lagi dan menjadi peluang usaha baru ataupun peluang untuk mencari kerja”, harapnya.

Sementara itu, Ciptaningtyas warga Desa Slemanan RT 02 RW 02 satu diantara peserta pelatihan mengungkapkan rasa senangnya bisa mengikuti kegiatan yang bermanfaat tersebut.

“Alhamdulillah, kami merasa senang sekali karena bisa mengikuti pelatihan ini karena sangat bermanfaat untuk kami”.

” Saya ibu rumah tangga dan juga merupakan kader PKK , tentunya dari ilmu yang saya dapat ini selain bisa kami manfaatkan untuk diri kami sendiri juga bisa ditularkan ke masyarakat”, terangnya.

Selanjutnya,
Rhizal, S.H., selaku
Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi UPT BLK Kediri menjelaskan latar belakang program tersebut.

” Masih besarnya angka pengangguran saat ini menjadi salah satu sebab program ini dilaksanakan, pelatihan dan pembekalan yang kami berikan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat”.

” Pelatihan ini dibutuhkan untuk menambah keahlian agar bisa bersaing di dunia kerja, dan selama pelatihan peserta mendapatkan fasilitas, pakaian kerja, modul serta sertifikat dari BLK maupun Badan Nasional Sertifikasi”.

“Semoga 16 peserta ini semuanya bisa menerima semua materi yang diberikan selama 18 hari nanti dan kedepan bisa memanfaatkan pelatihan ini untuk sarana belajar dan menjadi peluang usaha maupun peluang kerja” pungkasnya. (Ret)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Praja Pos